Headlines News :

Latest Post

Beasiswa : Perancis - Olimpiade Karya Tulis Inovatif

Written By Santri Undertracker on Kamis, 03 Oktober 2013 | 10.02

Beasiswa : Perancis - Olimpiade Karya Tulis Inovatif
Beasiswa : Perancis - Olimpiade Karya Tulis Inovatif - PPI Perancis 2010/2011 yang didukung oleh KBRI untuk Prancis dan Kepangeranan Andorra dan Monaco dan Ikatan Alumni Prancis Indonesia (IAPI) bermaksud mengadakan kembali sebuah program dua tahunan, ”Olimpiade Karya Tulis Inovatif (OKTI II / 2011”.

Program kerja yang pertama kali di selenggarakan pada tahun 2009 ini dimaksudkan untuk menjadi wadah karya kolektif pemikiran para pelajar Indonesia yang berada di luar negeri. Dengan mengusung tema ”Sinergi karya multidisipliner mahasiswa indonesia di luar negeri dalam rangka mendukung pembangunan Indonesia”, kami berharap mampu kembali memberikan sumbangsih nyata dalam rangka mendukung pembangunan Indonesia.

Peserta OKTI II/2011 ini adalah seluruh pelajar Indonesia yang sedang studi di luar negeri. Dalam OKTI kali ini terbagi dalam 5 kriteria, antara lain :

1. Ilmu Sosial, Pendidikan dan Humaniora
Kategori ini mengusung tematik pembangunan dan pembinaan sumber daya manusia, pengembangan ilmu-ilmu sosial dan mendukung upaya menuju reformasi sistem pendidikan Indonesia.

2. Teknologi Informatika dan Elektronik
Kategori ini mengusung tematik mendukung usaha menuju pengembangan inovasi dan penciptaan teknologi di Indonesia.

3. Percepatan Pembangunan Ekonomi, Pengembangan Wilayah dan Lingkungan
Kategori ini mengusung tematik pembangunan dan pengembangan ilmu ekonomi terbaru disertai pembangunan perkotaan wilayah dan pesisir yang inovatif dalam menghadapi permasalahan lingkungan.

4. Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat
Kategori ini mengusung tematik perbaikan inovasi bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat menuju Indonesia sehat.

5. Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Ketahanan Pangan dan Energi
Kategori ini mengusung tematik peningkatan iptek Indonesia untuk masa yang akan datang, peningkatan inovasi di bidang pangan untuk menjamin ketersediaan pangan Indonesia dan pengembangan roadmap energi di Indonesia.

Karya Ilmiah yang diajukan diharapkan mengedepankan orisinalitas, kreatifitas & inovasi terhadap sumbangsih keilmuan untuk Indonesia.

Syarat-syarat karya ilmiah meliputi :

1. Karya ilmiah ditulis dengan berpedoman kepada standar Karya Tulis Ilmiah (Judul, Penulis, Abstrak, Kata Kunci, Manuskrip utama, Kesimpulan & Referensi). Penulisan Karya Tulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (maksimum 250 kata). Jumlah halaman maksimum untuk Karya Tulis adalah 15 halaman (termasuk Tabel, Gambar dan Referensi).

2. Karya Tulis ditulis dalam kertas ukuran A4 (21 x 27,9 cm), spasi 1, margin 3-3-2-2 (left-top-right-bottom), huruf Times New Roman, font 12.

3. Karya Tulis versi digital (words dan PDF) diserahkan kepada panitia melalui email : ppiperancis.okti@gmail.com (cc. firmonasari@gmail.com, zenathan_adnin@hotmail.com) selambat-lambatnya tanggal 13 Juli 2011 pukul 23h59 (waktu Paris GMT+01.00 sesuai European Union Time Rules).

4. Karya Tulis print-out diserahkan kepada panitia dalam dua sampul tertutup paling lambat tanggal 31 Juli 2011 ke alamat panitia sebagaimana tercantum dibawah. Nama & Alamat jelas pengirim wajib dicantumkan di sampul luar. Sebuah fotokopi masing-masing Kartu Identitas (Kartu Tinggal, Titre de séjour, Residence) dan Kartu Pelajar yang masih berlaku (atau Surat Keterangan Pembimbing, Universitas) dilampirkan bersama Karya Tulis.

5. Karya Tulis yang dikompetisikan dapat bersifat kolektif (ditulis oleh lebih dari 1 orang, max. 3 orang).

6. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Karya tulis versi digital diserahkan kepada panitia melalui email ke : ppiperancis.okti@gmail.com, firmonasari@gmail.com, dan zenathan_adnin@hotmail.com, paling lambat diterima panitia tanggal 13 Juli 2011. Sedangkan versi hard copy selambat-lambatnya diterima panitia tanggal 31 Juli 2011 dan dikirim ke :

Perhimpunan Pelajar Indonesia Prancis (PPI Prancis)

d/a Zenathan Adnin Hasannudin

45 B, Boulevard Jourdan, CIUP Residence Lucien Paye ch. 227 Paris 75014

Sebagai hadiahnya, untuk juara umum cek sebesar 750 euros + piagam, sedangkan juara per kategori akan mendapatkan cek sebesar Cek sebesar 250 euros + Piagam

Biaya yang ditanggung oleh panitia meliputi biaya akomodasi (penginapan selama 2 malam), biaya konsumsi dan biaya Tour de Paris meliputi Tour Eiffel, Musée du Louvre, Notre Dame de Paris, Université Paris de Sorbonne, Champs d’Elysées dan sebagainya bagi peserta OKTI. Sedangkan biaya transportasi dari negara asal ke Paris dan sebaliknya (pulang pergi) menjadi beban peserta OKTI.

Keterangan lebih lanjut bisa dilihat di website PPI Perancis http://ppifrance.fr/ atau gabung ke FB : Olimpiade Karya Tulis Ilmiah (OKTI) 2011

Source : FB PCI NU LIBYA

Krisis Lingkungan

Written By Santri Undertracker on Selasa, 12 Juli 2011 | 16.10

Oleh: Abdul Ghoni

Manusia dalam perjalanan mengarungi kehidupannya tidak akan lepas dari ruang lingkup yang menyertainya. Ruang ini menjadi batasan kasat mata atas kemamuan manusia dan segala tindakannya. Sebagian orang akan memandang batasan ini sebagai kelemahan yang tidak akan mampu mereka lalui dan pasrah akan nasib adalah langkah yang mereka pilih. 

Sedangkan sebagian yang lain, memandang batasan itu sebagai masalah  yang harus mereka lalui dengan segenap daya dan upaya untuk mengubahnya menjadi kemanfaatan bersama. Ruang lingkup yang kita bicarakan ini adalah sesuatu yang kita jumpai setiap saat namun tak banyak dari kita yang menyadarinya bahkan cenderung abai terhadapnya, yaitu lingkungan hidup.
Sudah sejak dulu, ketika manusia masih berburu dan berpindah-pindah untuk tetap menjaga kelangsungan hajat hidup, mereka menyadari bahwa ada sesuatu di luar dirinya yang ikut berperan serta dalam menentukan langkah yang harus diambil. Mereka menyadari keselarasan dalam tatanan alam yang luar biasa. Semenjak itu, dari sejak zaman purba sampai zaman modern, manusia berupaya untuk mengolah alam untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup.

Usah peningkatan kualitas hidup manusia sangat terasa sejak revolusi industri yang melanda benua Eropa pada pertengahan abad ke 19, kemudian menyebar ke Amerika. Pada saat itu manusia berlomba untuk menciptakan mesin-mesin baru untuk menghasilkan produk-produk baru yang diharapkan dapat segera dinikmati dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Perlombaan tersebut juga melanda bidang pertanian dan perkebunan melalui pembukaan lahan-lahan pertanian dan perkebunan baru di kawasan benua Amerika, Asia, Australia dan juga Afrika.

Walaupun kekayaan alam cukup tersedia, namun karena pengambilannya jauh lebih cepat dari waktu yang diperlukan untuk terbentuknya kekayaan alam tersebut, maka tidak mustahil dalam waktu singkat, kekayaan alam tersebut akan habis. Dalam keadaan seperti ini manusia mulai berfikir tentang perlunya mempertahankan daya dukung alam bagi kelangsungan hidup manusia.

Persoalan lingkungan mulai terjadi manakala keseimbangan lingkungan tidak lagi dapat diperoleh menyangkut seluruh variable dasar yang dikaji. Gangguan keseimbangan lingkungan umumnya terjadi kalau proses atau fungsi yang menyangkut variable lingkungan tersebut tidak dapat terjadi sesuai dengan kaidah-kaidah alam sebagaimana yang seharusnya terjadi. Gejala ini akan terjadi kalau terdapat intervensi fungsi dari manusia, sehingga efesiensi fungsi alami tidak lagi dapat dioptimalkan. ( Wuryadi, 1996)

Kekhawatiran manusia atas masalah lingkungan yang dapat mengurangi kualitas dan kenyamanan hidup mulai tampak sejak akhir pertengahan abad ke 20. Hal ini tampak antara lain dari pertambahan perbendaharaan kata seperti ekologi, erosi, polusi, intrusi, efek rumah kaca, kabut fotokimia, hujan asam dan lain-lainnya.

Permasalah yang mengemuka akibat dari rusaknya lingkungan tidaklah sederhana. Selain dampak yang berimbas pada alam, kerusakan lingkungan juga akan menjangkit sampai pada tataran sosial ekonomi dan politik. Rentetan masalah ini hadir secara runtun dan sistematis dengan adanya sebab-sebab yang muncul kemudian tercipta akibat-akibat sebagai responnya. (Lester R Brown, 1982)

Dalam buku karangan Lester R Brown yang berjudul Hari Yang Keduapuluh Sembilan yang diterbitkan pertama kali di Indonesia pada tahun 1982, mengemukakan salah satu  penyebab dari rusaknya lngkungan alam adalah pertumban penduduk yang melampaui daya dukung bumi. Rentetan yang muncul berikutnya adalah habisnya permukaan bumi untuk memenuhi kebutuhan pemukiman manusia. Hutan-hutan akan ditebang dirubah menjadi lahan hunian manusia. Tak luput pula lahan-lahan pertanian dan perkebunan yang semakin terkikis habis.

Jenis-jenis kehidupan yang terancam.
Hakekat evolusi adalah mencipta bentuk kehidupan baru dan memusnahkan bentuk kehidupan lama. Sejak lebih dari 2 milyar tahun sejak kehidupan pertama muncul di bumi, jenis-senis kehidupan yang bertahan lebih banyak dari yang musnah. Karena itu, jaringan tumbuh-tumbuhan dan kehidupan hewan sudah sangat rumit dan saling terkait. 

Iklim dan berbagai kekuatan alam selalu mempengaruhi evolusi, tetapi selama zaman modern ini manusia sudah menjadi salah satu kekuatan evolusi . Sayangnya peranan manusia adalah negatif, karena menyebabkan jenis-jenis kehidupan musnah. Dalam tahun-ahun terakhir ini, tanaman dan hewan yang musnah lebih banyak dari yang berkembang. Jumlah jenis kehidupan yang bertahan semakin menurun, dan kehidupan  majmuk makin berkurang.

Ancaman kepunahan 3 macam bentuknya. Pertama, melalui sentuhan dengan unsur-unsur buatan atau campuran yang mengganggu proses kehidupan. Ancaman kedua pada kelangsungan hidup jenis-jenis kehidupan ialah kehancuran alam lingkungan. Ancaman yang ketiga menurut Love Joy adalah melemahnya biota bumi yang menimbulkan akibat-akibat besar pada masa depan umat manusia.

Perubahan Iklim Tidak Sengaja 
Iklim dan perubahan selalu mempengaruhi manusia, tetapi hanya baru-baru ini saja manusia menemukan cara mempengaruhi iklim. Seperti kata laporan penelitian tahun 1975 yang dilakukan Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional, ” perubahan alamiah iklim jauh lebih besar dari perubahan yang disebabkan kegiatan manusia selama abad yang lalu ini; tetapi cepatnya pengaruh dari bertambahnya manusia, yang kelihatannya di masa depan ini juga mengganggu jalannya proses alamiah. Penelitian ini seterusnya mengatakan bahwa “pengaruh-pengaruh ini mencakup tindakan-tindakan manusia mengubah susunan atmosfir dan campur tangannya dalam factor-faktor yang mengendalikan keseimbangan panas.

Jumlah panas yang diterima bumi sama dengan jumlah energi yang diterimanya dari matahari dikurangi jumlah yang dipantulkan kembali ke angkasa (Lester R Brown 1982). Kalau keseimbangan yang rapuh ini diubah sehingga bumi menerima panas lebih besar atau lebih kecil dari yang sudah-sudah, iklim bumi akan berubah. Kalau panas yang diterima bumi lebih kecil, zaman es baru akan tiba. Bila panas bumi yang diterimanya jauh lebih besar maka gunung es yang berada di kutub akan mencair- permukaan laut akan naik dan menenggelamkan daratan yang luas dan kota-kota di tepi pantai.

Dalam konteks inilah kita menyadari bahwa masalah tata lingkung sangat komplek dan membutuhkan perhatian khusus bagi kita untuk merubah pandangan kita sekaligus memunculkan simpati diri terhadap alam sekitar kita dan ikut andil dalam proses pelestarian lingkungan.
______________________________________________________________
Artikel ini diperuntukan dalam kegiatan diskusi rutinan Malming di komplek X
Penulis adalah mutakhorijin PP Raudlatul Ulum Guyangan yang sedang menempuh studi di Universitas Negeri Yogyakarta pada jurusan Biologi.   

MDMA - Internetan Jadi Wuzzz

Written By Santri Undertracker on Jumat, 17 Juni 2011 | 04.37


Yuhuyy.... apa kabar kawan-kawan semua, ada yang baru nich. Kami buat kategori baru untuk blog http://ypru-undertracker.blogspot.com yaitu IKAMRU Cyber. Kategori ini mengulas diskusi sharing teman-teman IKMARU yang pada demen sama teknologi. Mulai dari hacking, phreaking, adsense, website, blogging pokoknya apa aja deh seputar teknologi. Mengingat kita yang notabene santri nggak mau dong ketinggalan sama teknologi, betul kan? 

Nah buat anget-anget awal-awal kami bahas tentang aplikasi MDMA sebagai pengganti launcher bawaan dari modem yang sering kita pakai. Aplikasi ini compatibel di modem HUAWEI, ZTE, Novatel, Sierra Wireless (AirCard 875U).

Beberapa review yang sudah pake, cukup meningkatkan kecepatan akses internet. Yuhuy... nggak ada salahnya dech buat nyoba ini. Kalau mau download klik di sini.

Oke dechh sharing ini dulu yach, ntar pasti kalau ada info baru bakal selalu diupdate. Oh iya kalau ada yang mau request program, aplikasi atau apa aja dech (tapi jangan request makanan yach di sini.. hahaha) silahkan tinggalkan pesan atau bisa koment di FB http://www.facebook.com/ypruundertracker secepatnya kami akan melayani, doh kayak apa aja ya melayani.. hahaha...

udah ah... masak mau nyerocos mulu... tha... tha... ^_^

Try And error
 
Copyright © 2011. Santri Undertracker - All Rights Reserved
Powered by Blogger | Ahma Indraki